Apalah arti “Kejahatan” bila mendapatkan “Hidayah”

Dear All, Hari ini saya akan post mengenahi keterbatasan manusia. Bahwa setiap manusia tidak boleh memiliki sifat sombong maupun merasa pintar sendiri.
Ada sebuah kisah yang bisa dijadikan pelajaran bagi kita, mari kita simak dibawah ini:

Di sebuah kota Surabaya ada sebuah kumpulan remaja brandalan yang hidup dalam sebuah kelompok atau gang yang sebut saja “Sadis” sangking pedihnya tidak ada yang berani mengacaukan gang ini sehingga mereka merasa bahwa meraka menguasai daerah tersebut. Kehidupannya setiap hari minum minuman keras main perempuan, terus ikut track balap liar, padahal cita – cita ketua gang tersebut menjadi pembalap internasional tetapi karena lingkungan yang kurang mendukung jadilah kehidupan hitam yang menyelimuti sehingga jauh dari tuhan. Memang orang jelek akan mendapati dirinya menjadi orang baik dikemudian hari.

Di arena balap dia dijuluki “Rossi jalanan” sampai tidak ada yang dapat mengalakan dia ketika membalap, suatu ketika dia mengalami kecelakaan berat yang menjadikan dia gagar otak dan koma selama satu bulan. Setelah siuman ada suatu keanehan didirinya dia mengalami suatu penyakit yang dinamakan Diseleksia yaitu sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada orang tersebut dalam melakukan aktivitas membaca dan menulis. Memang pertamanya dia sulit menerima kenyataan tersebut tetapi dengan sabar kedua orang tuanya menyuruhnya untuk kembali kepada Tuhan dan jadilah dia berkeinginan untuk pergi ke Pondok Pesantren.

Di Pondok Pesantren dia belajar mulai dari awal dari membaca huruf hijaiyah serta belajar membaca A B C sampai Z, tetapi yang paling disenangi oleh gurunya dia sangat semangat dalam belajar hingga sampai larut malam. Memang dia sendiri berkeinginan kehidupannya berubah dan dipenuhi berkah dan rahmat dari Tuhan yang menciptakannya. Dan sekarang hidupnya perlahan berubah sedikit – demi sedikit dan mulai mengerti akan artinya hidup.

Memang tuhan itu selalu adil adakalanya orang yang begitu buruk bisa menjadi baik padahal di mata tetangga maupun orang lain dia buruk tapi apalah artinya itu kalau Tuhan sudah memberikan hidayah pasti dia akan berubah.

Demikian sepenggal kisah nyata yang dapat dibuat pelajaran bagi kita semua.

Advertisements

Posted on March 20, 2014, in Renungan. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: